BoneLifestyle

Tren Hidup Sehat Ala Fitnes Pa De

×

Tren Hidup Sehat Ala Fitnes Pa De

Sebarkan artikel ini
Tren Hidup Sehat Ala Fitnes Pa De

BONE, sindosulsel.com – Fitness kini tidak lagi hanya identik dengan pembentukan otot.

Aktivitas tersebut juga mulai menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga kebugaran sekaligus menerapkan pola hidup sehat.

Pandangan itu disampaikan pemilik Pa De Fitness Center, Muhammad Alim Ramli Havid atau yang akrab disapa Pa De.

Ia mengajak masyarakat Kabupaten Bone untuk tidak menunggu terserang penyakit sebelum mulai berolahraga.

Menurutnya, latihan yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kondisi tubuh, mengontrol berat badan, memperkuat otot dan tulang, serta mengurangi stres.

“Kalau fitness hanya dianggap untuk membentuk otot, itu pemikiran lama. Sekarang fitness juga untuk kesehatan. Jangan nanti sudah sakit, terkena strok atau diabetes, baru mau berolahraga,” kata Pa De.

Ia menilai olahraga sebaiknya dijadikan bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Latihan juga perlu disesuaikan dengan usia, kemampuan tubuh, dan kondisi kesehatan masing-masing.

Pa De menyebut tempat fitness miliknya tidak hanya dikunjungi kalangan muda.

Baca Juga : Pesan Bupati Bone di Pembukaan BERAMAL Cup 2026: Cetak Atlet Biasa Menjadi Luar Biasa!

Salah seorang anggota yang masih aktif berlatih bahkan telah berusia 71 tahun.

“Dengan rutin berolahraga, kita berusaha mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Anggota kami juga ada yang sudah berusia 71 tahun,” ujarnya.

Pa De Fitness Center berlokasi di Jalan Besse Kajuara, Watampone.

Tempat latihan tersebut telah beroperasi sejak 2010 dan hingga kini memiliki sekitar 200 anggota.

Baca  Sirau Sulo hingga Jacson Zeran Meriahkan Penutupan Gau Maraja 2026

Dari jumlah tersebut, sekitar 75 persen merupakan anggota yang telah berkeluarga.

Sementara 25 persen lainnya berasal dari kalangan yang belum menikah.

Komposisi itu menunjukkan bahwa olahraga fitness tidak hanya diminati anak muda atau mereka yang ingin membentuk tubuh.

Masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang juga mulai berlatih untuk menjaga kesehatan.

Baca Juga : Dinkes Bone Gencarkan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di 299 Desa

Pa De mengatakan setiap anggota dapat memilih waktu latihan sesuai aktivitas masing-masing karena tempat tersebut buka setiap hari pada pagi, sore, dan malam.

Untuk bergabung, calon anggota dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu.

Adapun iuran keanggotaan ditetapkan sebesar Rp150 ribu per bulan.

Melalui fasilitas tersebut, Pa De berharap semakin banyak masyarakat Bone yang menyadari pentingnya aktivitas fisik secara rutin.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil latihan tidak diperoleh secara instan.

Konsistensi, pola makan yang seimbang, waktu istirahat yang cukup, dan program latihan yang sesuai menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran.

Bagi masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, latihan perlu dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Pa De berharap fitness dapat dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan sekadar aktivitas membentuk penampilan fisik.