BONE, sindosulsel.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone, Irwandi Burhan, mengapresiasi penataan kawasan Stadion Lapatau yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin (BerAmal).
Menurutnya, pembenahan kawasan stadion menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga berpotensi menghadirkan ruang publik baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Apresiasi tersebut disampaikan Irwandi saat ikut meninjau kawasan Stadion Lapatau bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone, Selasa (03/11/2026).
Dalam peninjauan itu, Irwandi menyoroti perubahan tampilan kawasan stadion, termasuk kehadiran mural yang menghiasi sepanjang dinding.
Ia menilai penataan tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas publik yang lebih menarik dan nyaman bagi masyarakat.
“Ini kreativitas dari Pemerintahan BerAmal yang tentu luar biasa,” ungkapnya.
Irwandi mengatakan, penataan Stadion Lapatau merupakan langkah positif dalam mempersiapkan Kabupaten Bone sebagai salah satu tuan rumah Porprov Sulsel XVIII Tahun 2026.
Terlebih, Kabupaten Bone dijadwalkan menjadi lokasi pembukaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut pada Sabtu (07/11/2026).
Menurutnya, momentum Porprov dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan wajah baru Stadion Lapatau kepada atlet, ofisial, maupun masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Selain mendukung pelaksanaan Porprov, Irwandi melihat kawasan Stadion Lapatau memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menilai penataan lingkungan yang semakin baik dapat membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya di sekitar kawasan stadion.
Salah satu potensi yang disorotinya adalah pengembangan kawasan kuliner yang dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Kabupaten Bone.
Menurut Irwandi, keberadaan fasilitas publik yang tertata dapat mendorong masyarakat untuk lebih sering berkunjung, sehingga turut membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Tidak hanya untuk kegiatan ekonomi, kawasan Stadion Lapatau juga berpotensi menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan melakukan berbagai aktivitas positif.
Irwandi berharap penataan tersebut mampu menjadikan Stadion Lapatau sebagai salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Bone.
“Dari saya, Pemerintahan BerAmal TOP deh. Bone semakin menyala dengan terus mengembangkan potensi daerah dan terus melakukan pembangunan,” kata Irwandi.
Irwandi juga berharap pembenahan kawasan Stadion Lapatau tidak berhenti setelah pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII Tahun 2026.
Menurutnya, pengembangan secara berkelanjutan diperlukan agar fasilitas yang telah ditata tetap terpelihara dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menilai keberadaan Stadion Lapatau memiliki potensi yang lebih luas daripada sekadar menjadi lokasi pertandingan maupun kegiatan olahraga.
Dengan pengelolaan yang baik, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang sebagai ruang interaksi sosial, destinasi kuliner, serta tempat bagi pelaku UMKM untuk menjalankan aktivitas usaha.
Karena itu, Irwandi mendorong agar penataan Stadion Lapatau menjadi bagian dari upaya pengembangan fasilitas publik yang berkelanjutan di Kabupaten Bone.
Melalui pengembangan tersebut, kawasan stadion diharapkan tidak hanya menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga, tetapi juga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.












