SINDOSULSEL.COM, Makassar – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menyaksikan uji coba program makan siang gratis ke murid SD Inpres 103 Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulsel, Rabu, (13/11/2024).
Gibran tiba di SD Inpres 103 Hasanuddin ini sekira pukul 10.45 WITA, disambut gembira masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Sebanyak 800 paket makan siang bergizi gratis (makan siang gratis.red) dibagikan pada kesempatan tersebut. Wapres Gibran berkeliling ke beberapa ruang kelas, melihat murid menyantap paket makan siang mereka. Wapres Gibran sesekali terlihat berdialog dengan murid yang sedang menikmati makan siangnya.
Mantan Walikota Solo ini sempat menanyakan isi nasi kotak kepada murid SD Inpres 103 Hasanuddin.
Dalam kunjungannya ini, orang nomor 2 di Indonesia ini didampingi sejumlah pejabat, diantaranya PJ Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin Aminullah dan Anggota DPR RI, Andi Amar Sulaiman.
Baca juga : Program Makan Bergizi Gratis Tunggu Persiapan Hingga Januari 2025
Andi Iqbal Nadjamuddin Aminullah mengungkapkan uji coba program makan siang bergizi, pemerintah menyiàpkan 800 paket, dimana jumlahnya disesuaikan dengan jumlah murid.
Pemberian makan siang ini menurutnya sudah sesuai standar gizi seimbang, dimana telah takar nilai gizinya. “Kandungan gizinya telah ditakar oleh tim gizi dari Dinas Kesehatan, kandungan karbohidratnya berapa, protein berapa dan lemaknya berapa, semuanya sudah ditakar,” ungkapnya.
Lanjut, Andi Iqbal Nadjamuddin Aminullah mengatakan, satu paket makan siang senilai Rp15 ribu. Untuk kelanjutan pemberian makan siang gratis ini kata dia, pihaknya masih menunggu kebijakan dan petunjuk teknis terkait mekanisme dari program ini.
Baca juga : Danny Usul Pendataan Program Makan Gratis Berbasis RT/RW
“Juknis belum ada, yang mengelola siapa, itu masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat,” lanjutnya. Meski begitu, dia memastikan bahan baku yang digunakan pada paket makanan ini akan menggunakan bahan lokal yang ada di daerah Sulsel.
Pemerintah Sulawesi Selatan, memastikan menu makan siang gratis sepenuhnya menggunakan komoditi lokal Sulsel. Seperti ayam, tahu, nasi, sayur-sayuran dan buah-buahannya semuanya lokal, semuanya dibeli dari pedagang dan petani lokal yang diproduksi di Sulsel.
Kepala Seksi Gizi dan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Aldi Andika Saputra menambahkan, terkait kandungan gizi, mereka telah menakar. Yakni, karbohidrat 71,6 gram, protein 28,7 gram, lemak 42,3 gram dengan jumlah energi total 778,6 Kkal.
“Karbohidrat dari nasi, mineral dari sayuran dan buah-buahan, untuk protein hewani dari ayam nya dan protein nabati ada dari telur dan tahu,” tutupnya.
Baca juga berita di Google News












