Bone

Jelang Adipura 2026, Tanete Riattang Siapkan Blusukan Pagi Jalan Kaki 5 Kilometer

×

Jelang Adipura 2026, Tanete Riattang Siapkan Blusukan Pagi Jalan Kaki 5 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Jelang Adipura 2026, Tanete Riattang Siapkan Blusukan Pagi Jalan Kaki 5 Kilometer

BONE, sindosulsel.com – Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, mulai mempersiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi penilaian Adipura 2026.

Persiapan tersebut mencakup penataan lingkungan, pembersihan drainase, penghijauan, hingga kegiatan blusukan pagi untuk memantau langsung kondisi wilayah.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanete Riattang, Sudirman, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bone agar seluruh jajaran pemerintahan, termasuk di tingkat kelurahan, terlibat aktif dalam meningkatkan kebersihan dan kualitas lingkungan.

Menurutnya, persiapan penilaian Adipura tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan pembersihan sementara, tetapi harus menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sudirman pada Selasa (13/10/2026).

Salah satu kegiatan yang dipersiapkan adalah blusukan pagi setiap Senin hingga Sabtu dengan menyusuri wilayah kecamatan dan kelurahan.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer untuk melihat kondisi lingkungan sekaligus menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan.

Sudirman menjelaskan, pemantauan akan difokuskan pada kebersihan lingkungan, kondisi drainase, fasilitas publik, serta titik-titik yang masih membutuhkan pembenahan.

Selain memantau kondisi lapangan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memastikan adanya tindakan nyata terhadap persoalan yang ditemukan.

“Kegiatan dilaksanakan dengan berjalan kaki ±5 km setiap pagi, menyusuri wilayah yang menjadi sasaran intervensi. Kegiatan tidak hanya berupa peninjauan, tetapi harus menghasilkan intervensi dan perubahan nyata di lokasi yang dikunjungi,” ujar Sudirman.

Baca Juga : Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Turun Langsung Pantau Kebersihan

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan wilayah dalam menghadapi penilaian Adipura Kabupaten Bone 2026.

Selain kebersihan jalan dan fasilitas publik, Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang juga akan memberikan perhatian terhadap penataan ruang terbuka dan penghijauan lingkungan.

Langkah yang disiapkan meliputi pemangkasan atau penanganan pohon yang berpotensi membahayakan, tumbuh tidak teratur, maupun mengganggu lingkungan sekitar.

Penataan dan pengembangan kebun pembibitan tanaman juga menjadi bagian dari kegiatan persiapan.

Pemerintah kecamatan turut mendorong pemanfaatan pekarangan rumah, halaman kantor, serta fasilitas umum agar lebih tertata dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Baca  Atlet Tarung Derajat Bone Targetkan Dua Medali Emas di Porprov XVIII Sulsel

Baca Juga : Kejar Lima Besar Adipura 2026, Wabup Bone Minta Seluruh OPD Bergerak Bersama

Sudirman mengatakan perangkat daerah terkait diharapkan menyiapkan bibit tanaman yang nantinya dapat dibagikan kepada masyarakat.

“Dinas yang terkait agar menyiapkan bibit tanaman yang siap dibagikan kepada masyarakat,” katanya.

Bibit tersebut diarahkan untuk mendukung penghijauan, pemanfaatan pekarangan, penataan halaman rumah dan fasilitas publik, serta pengembangan kebun bibit masyarakat.

Program penghijauan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan tempat tinggal masing-masing.

Dalam rangkaian persiapan tersebut, aparatur sipil negara (ASN) yang berada di wilayah perkotaan juga diwajibkan mengikuti kegiatan car free day.

Kegiatan itu diarahkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, serta menjaga ruang publik.

Keterlibatan ASN diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Selain itu, pemerintah kecamatan akan memperkuat edukasi dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah.

Materi sosialisasi mencakup kebiasaan menjaga kebersihan, pemilahan sampah, pengurangan timbulan sampah, serta pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat rumah tangga dan lingkungan permukiman.

Langkah tersebut dinilai penting karena keberhasilan menjaga kebersihan kota membutuhkan partisipasi masyarakat, bukan hanya petugas kebersihan maupun jajaran pemerintah.

Sudirman berharap seluruh unsur pemerintahan di Kecamatan Tanete Riattang dapat berperan aktif dalam menjalankan arahan tersebut.

Setiap hasil pemantauan lapangan diharapkan ditindaklanjuti melalui pembenahan sesuai kebutuhan, terutama pada lokasi yang masih memiliki persoalan kebersihan dan penataan lingkungan.

Persiapan Adipura juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, perangkat daerah terkait, ASN, dan masyarakat, Kecamatan Tanete Riattang diharapkan dapat meningkatkan kesiapan wilayah menghadapi penilaian Adipura 2026.

Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Bone.