BONE, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten Bone mempersiapkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 188 bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan koperasi agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Persiapan itu dibahas dalam rapat yang dibuka Bupati Bone Andi Asman Sulaiman di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam sambutannya, Andi Asman menekankan pentingnya peningkatan kompetensi bendahara sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap administrasi dan pengelolaan keuangan koperasi.
Baca Juga : Pengawasan Anggaran Desa Bukan untuk Mencari Kesalahan Kades
“Pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, peningkatan kompetensi para bendahara menjadi hal yang sangat penting agar keuangan koperasi dikelola secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Andi Asman, keberhasilan Koperasi Merah Putih tidak hanya bergantung pada pembentukan organisasi maupun kegiatan usaha.
Kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola koperasi juga menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha dan kepercayaan anggota.
Ia berharap pelatihan dan sertifikasi yang akan dilaksanakan tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi benar-benar meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para bendahara dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga : Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone: Perencanaan Buruk Bisa Hambat Keberhasilan Pembangunan
“Sebanyak 188 peserta yang mengikuti program ini diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, koperasi akan semakin sehat, mandiri, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Andi Asman juga mengingatkan pentingnya tata kelola keuangan yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal tersebut dinilai menjadi salah satu fondasi dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Pemkab Bone berharap para bendahara mampu menerapkan standar pengelolaan keuangan yang baik, sehingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone bersama jajaran terkait.












