BONE, sindosulsel.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bone menyiagakan tim medis dan ambulans di 26 venue pertandingan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Kesiapan tersebut melibatkan 38 puskesmas, empat rumah sakit, UPT PSC 119, serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bone.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, dr. Yusuf, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan tersebut dilibatkan untuk mendukung pelayanan medis bagi atlet, ofisial, maupun masyarakat selama penyelenggaraan Porprov.
“Di Bone ada 26 venue jadi skemanya tiap venue yang bertanding ada tim kesehatan yang kami tugaskan,” ujar dr. Yusuf.
Baca juga : Domino Jadi Cabor Eksibisi Porprov Sulsel di Bone, Target Juara Umum
Kepala UPT PSC 119 Bone, Irfan Nur, menjelaskan setiap venue akan didampingi satu tim medis yang terdiri atas seorang dokter dan beberapa tenaga perawat serta tenaga medis lainnya.
Selain tenaga kesehatan, ambulans juga disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan selama pertandingan.
“Setiap venue akan ada tim medis dan ambulance yang siaga, kalau di dayung akan dibantu 2 ambulance dari KKLP, sementara di balap sepeda semua puskesmas yang dilalui akan disiagakan ambulancenya,” ujar Irfan, Jumat (30/10/2026).
Untuk pertandingan yang berlangsung di Kabupaten Wajo, Dinkes Bone juga menyiapkan dua tim medis dari Puskesmas Ajangale dan Puskesmas Timurung.
Kedua tim tersebut akan bertugas secara bergantian mendampingi kontingen Kabupaten Bone yang berlaga di Wajo.
Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026, dengan Kabupaten Bone menjadi tuan rumah pembukaan bersama Kabupaten Wajo.
Baca juga : Berkuda Memanah Siap Dipertandingkan di Porprov Sulsel, Delapan Kabupaten Bakal Bersaing
Di luar dukungan untuk Porprov, UPT PSC 119 Bone juga menyediakan layanan kegawatdaruratan medis gratis bagi masyarakat melalui program PSC 119 BERAMAL.
Irfan mengatakan layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat, seperti korban kecelakaan lalu lintas, orang yang tiba-tiba tidak sadarkan diri di rumah atau tempat kerja, hingga ibu hamil yang membutuhkan penanganan segera menjelang persalinan.
“PSC 119 BERAMAL ini melayani bantuan kegawatdaruratan medis, kalau ada kecelakaan lalu lintas, ada yg tiba-tiba tidak sadar di rumah atau di tempat kerja, ibu hamil yg akan melahirkan segera telepon 119 Ext 0, Ini adalah layanan telpon gratis, artinya walau tidak ada pulsa bisa tetap tersambung,” pungkas Irfan.












