SINDOSULSEL.COM, Sinjai – Seluruh pengelola situs web tingkat Kabupaten Sinjai mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) situs web perangkat daerah di Command Center Sinjai.
Monev ini dilatarbelakangi kurang terpublikasinya program Pemerintah Kabupaten Sinjai, termasuk program penanganan kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting yang menjadi program prioritas Pj Bupati Sinjai, T.R. Fahsul Falah.
Selain itu, monev juga bertujuan agar kerja-kerja Pemerintah Kabupaten Sinjai yang kurang diketahui masyarakat dapat tersampaikan secara mudah dan luas.
Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menekankan peluang besar yang dapat terbuka lebar jika pengelolaan situs web berjalan maksimal.
Jefrianto bahkan menilai situs web memiliki nilai jual yang tinggi kepada para investor jika segala informasi yang dibutuhkan tersaji di dalamnya.
“Terus terang, pengelolaan situs web OPD belum maksimal, sehingga informasi yang seharusnya tersampaikan ke masyarakat tidak tercapai sesuai yang diharapkan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai, Mansyur, mengaku pihaknya siap melakukan pembinaan intens terhadap situs web yang kurang aktif ataupun bermasalah.
“Seluruh situs web yang tidak aktif dan bermasalah dapat segera menyelesaikan permasalahannya. Kami di Diskominfo setiap saat siap melakukan pembinaan,” harapnya.
Setelah monev ini, seluruh pengelola situs web diharapkan rutin berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai sebagai leading sector pengelolaan situs web.
Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 51 situs web dikelola OPD, termasuk situs web desa dan kelurahan. Sebagai gambaran, dalam monev ini satu per satu situs web dibuka di hadapan Sekretaris Daerah Sinjai untuk diketahui sejauh mana progres pembaruan informasinya. (Bagoes)












