Luwu Timur

Kebocoran Pipa HSFO PT Vale: Lingkungan Terancam, Publik Tunggu Transparansi

×

Kebocoran Pipa HSFO PT Vale: Lingkungan Terancam, Publik Tunggu Transparansi

Sebarkan artikel ini
Kebocoran Pipa HSFO PT Vale: Lingkungan Terancam, Publik Tunggu Transparansi

SINDOSULSEL.COM, Luwu Timur – Kebocoran pipa HSFO (High Sulphur Fuel Oil) milik PT Vale kembali menjadi sorotan publik.

Bahan bakar berisiko tinggi ini diketahui mengandung sulfur hingga 3,5–5 persen, dengan dampak serius terhadap lingkungan, pertanian, maupun kesehatan manusia jika tumpah ke perairan dan lahan.

Ketua DPW LBH LSM LIRA Sulsel, Ryan Latief La Kaseng, meminta semua pihak memberi kesempatan PT Vale untuk segera melakukan tindakan penyelamatan.

Namun ia menegaskan, transparansi dan investigasi menyeluruh tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kebocoran tersebut.

“Ini harus dilihat jernih. Jika memang murni accident, maka PT Vale wajib bertanggung jawab penuh melakukan pemulihan,” ujar Ryan Latief.

Baca Juga: Tangani Krisis, PT Vale Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Penanganan Kebocoran Pipa

“Tapi jangan menutup kemungkinan ada faktor lain, misalnya unsur kesengajaan, sabotase, atau pencurian BBM. Itu perlu penyelidikan pihak keamanan,” sambung Ryan Latief.

Baca  16 Dokter Muda Masuk Luwu, Sekda Taruh Harapan Besar Tingkatkan Layanan Kesehatan

Ryan juga mengingatkan, HSFO bukan sekadar minyak biasa. Jika tumpah ke sungai atau perkebunan, dampaknya sangat serius: tanaman bisa mati, tanah tercemar, hasil panen terkontaminasi, dan air menjadi beracun.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah dampak jangka panjang terhadap ekosistem sungai, kehidupan liar, serta kesehatan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Menurutnya, kasus ini menjadi ujian bagi PT Vale dalam menjalankan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Baca Juga: LBH LIRA Sulsel: PT Vale Wajib Bertanggung Jawab atas Pence

Publik, kata Ryan, tidak hanya menunggu langkah cepat pembersihan tumpahan, tetapi juga kejelasan penyebab utama insiden.

“Keselamatan lingkungan dan masyarakat jauh lebih penting. PT Vale harus transparan, dan pemerintah wajib memastikan ada pengawasan ketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ryan.