Luwu

Politeknik Pelayaran Palopo Dorong Luwu Raya Jadi Pusat Pencetak Pelaut Profesional

×

Politeknik Pelayaran Palopo Dorong Luwu Raya Jadi Pusat Pencetak Pelaut Profesional

Sebarkan artikel ini
Politeknik Pelayaran Palopo Dorong Luwu Raya Jadi Pusat Pencetak Pelaut Profesional
Trisal Tahir dan H Kemal Eden

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Kehadiran Kampus Pelayaran Politeknik Palopo kian menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) pelaut di wilayah Luwu Raya dan Sulawesi Selatan.

Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan kuliah umum dan wawancara taruna bersama PT Aweidhia Crew Management, yang diikuti puluhan taruna pelayaran.

Direktur Politeknik Pelayaran Palopo, H. Kemal Eden, menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia industri maritim merupakan langkah strategis kampus dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja, khususnya untuk kebutuhan pelaut nasional maupun internasional.

“Kampus Pelayaran Politeknik Palopo hadir untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja pelaut yang profesional. Melalui kerja sama seperti ini, taruna tidak hanya dibekali teori, tetapi juga disiapkan secara mental, etika, dan kemampuan komunikasi internasional,” ujar H. Kemal Eden.

Ia menegaskan, keberadaan kampus pelayaran di Palopo diharapkan memberi dampak luas, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi kemajuan Luwu Raya secara keseluruhan.

Baca Juga : Bahasa Inggris Jadi Kunci Taruna Pelayaran Palopo Tembus Kapal Internasional

“Harapan kami, kehadiran kampus ini mampu membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi putra-putri Luwu Raya dan Sulsel. Sektor maritim adalah peluang besar, dan kita ingin masyarakat daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama,” tegasnya.

Baca  HUT TNI Ke-81, Letkol Inf Windra: Jangan Pernah Sakiti Hati Rakyat

Menurut H. Kemal, pembekalan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, menjadi salah satu fokus utama kampus, mengingat sebagian besar peluang kerja pelaut berada pada kapal dan perusahaan berskala internasional.

“Dengan penguasaan bahasa dan keterampilan yang baik, lulusan kita bisa bersaing di tingkat global. Ini sekaligus menjadi kontribusi nyata kampus dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Sementara itu, kerja sama dengan PT Aweidhia Crew Management membuka jalur nyata bagi taruna untuk mengikuti Praktek Laut (Prala) atau magang di kapal selama satu tahun melalui jaringan perusahaan dan mitra internasional.

Sebanyak 32 taruna dari jurusan nautika dan teknika mengikuti proses wawancara dan seleksi. Bagi taruna yang dinyatakan lulus, program ini menjadi pintu masuk menuju dunia kerja pelayaran profesional.

H. Kemal Eden berharap, sinergi berkelanjutan antara kampus, industri, dan pemerintah daerah dapat menjadikan Politeknik Pelayaran Palopo sebagai salah satu motor penggerak peningkatan kualitas tenaga kerja pelaut, sekaligus berkontribusi dalam memajukan Luwu Raya sebagai kawasan maritim yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan.