LUWU TIMUR, sindosulsel.com – PT Vale Indonesia Tbk membuka ruang yang lebih luas bagi insan pers untuk memahami proses bisnis perusahaan melalui program Upskilling & Site Visit Media 2025.
Bekerja sama dengan Tempo Institute, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 PT Vale ini digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juli 2025.
Program tersebut diikuti sekitar 40 jurnalis dari wilayah operasional PT Vale di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Selain mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi jurnalistik, para peserta juga akan diajak mengunjungi area operasional perusahaan untuk melihat langsung proses bisnis yang dijalankan PT Vale.
Head of External Relations PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan media.
Menurutnya, keterbukaan menjadi salah satu prinsip yang terus dipegang PT Vale agar informasi mengenai operasional perusahaan dapat dipahami secara utuh oleh publik.
“Keterbukaan merupakan salah satu prinsip yang kami pegang. Melalui kegiatan ini kami ingin memperpendek gap informasi antara perusahaan dengan media, sehingga pemberitaan yang lahir berasal dari pemahaman yang lebih komprehensif terhadap proses bisnis kami,” ujar Yusri.
Baca Juga : Kepala Bapenda Luwu Ungkap Cara Agar Perputaran Uang Smelter Tetap Beredar di Bua
Ia menjelaskan, media memiliki peran penting sebagai penghubung informasi antara perusahaan dan masyarakat.
Karena itu, PT Vale tidak hanya ingin menyampaikan informasi melalui konferensi pers atau siaran pers, tetapi juga membuka kesempatan bagi jurnalis untuk melihat secara langsung bagaimana aktivitas perusahaan dijalankan di lapangan.
Menurut Yusri, pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas komunikasi publik sekaligus membangun kepercayaan melalui pemberitaan yang berbasis pada fakta dan pengalaman langsung.
Selain pelatihan jurnalistik yang difasilitasi Tempo Institute, peserta akan mengikuti site visit ke sejumlah area operasional perusahaan.
Dalam kunjungan tersebut, PT Vale akan memperlihatkan berbagai tahapan proses bisnis perusahaan, mulai dari aktivitas operasional hingga penerapan praktik pertambangan berkelanjutan.
Baca Juga : TKBM Sinar Makmur Bahari, Harapan Baru bagi Kesejahteraan Pekerja Pelabuhan
“Site visit menjadi kesempatan bagi teman-teman media untuk melihat sendiri bagaimana proses bisnis perusahaan berlangsung. Kami ingin menunjukkan apa yang kami kerjakan, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi lebih utuh,” katanya.
Tak hanya itu, PT Vale juga akan memaparkan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Peserta akan diajak memahami bagaimana program pemberdayaan masyarakat dirancang berdasarkan kebutuhan di wilayah operasional, dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan, hingga dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Yusri menilai, pemahaman yang menyeluruh mengenai operasional maupun program sosial perusahaan akan membantu media menyajikan informasi yang lebih akurat, berimbang, dan memberikan konteks kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan Tempo Institute, PT Vale berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi jurnalistik para peserta, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan yang sehat antara perusahaan dan media.
Dengan komunikasi yang semakin terbuka, perusahaan berharap kesenjangan informasi dapat diperkecil sehingga masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai aktivitas operasional maupun kontribusi PT Vale di wilayah pemberdayaan.












