SINDOSULSEL.COM, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali meneguhkan komitmennya dalam melahirkan generasi muda kritis dan solutif melalui penyelenggaraan Rektor Cup II.
Kompetisi debat mahasiswa tingkat nasional yang digagas UKM Lembaga Dialektika Haluan Kebangsaan (LeDHaK).
Ajang ini mempertemukan ide, intelektualitas, dan semangat perubahan dari mahasiswa se-Indonesia.
Acara puncak yang digelar di Auditorium Prof. A. Amiruddin, Fakultas Kedokteran Unhas, dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I Unhas, Prof. drg. Muh. Ruslin.
Baca Juga : KKN 114 Unhas Tawarkan Solusi Pertanian Hijau Berbasis Limbah Perikanan
Kehadirannya menjadi wujud apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Saya siap mendukung kegiatan LeDHaK Unhas dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai wadah pengembangan soft skill mahasiswa. Kemahasiswaan akan selalu memberi dukungan penuh bagi kreativitas dan kegiatan mahasiswa yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Prof. Ruslin.
Rektor Cup II yang dimulai sejak 31 Agustus 2025 menghadirkan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi.
Babak final mempertemukan dua tim unggulan, yakni Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI), dalam adu argumentasi yang penuh semangat, logika tajam, dan strategi memikat.
Selain kompetisi debat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Dialog Publik bertema “Peran Generasi Muda dalam Menyelesaikan Isu Sosial di Masyarakat.”
Baca Juga : Lewat Program UMKM Terkemas, Mahasiswa KKN Unhas Bantu UMKM Manggalung Urus NIB
Dialog tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa lintas kampus dan masyarakat umum. Panelis yang hadir yakni Endang Sari, (FISIP Unhas) dan Andi Nur Jayadi (Forum Pemuda Perubahan), dipandu oleh Muhammad Zacky Athaya Syarif dari LeDHaK Unhas.
Dialog publik tersebut menghadirkan ruang refleksi kritis sekaligus optimisme kolektif tentang peran pemuda dalam menjawab tantangan sosial.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Rektor Cup II menjadi momentum intelektual untuk memperluas wawasan kebangsaan dan memperkokoh peran mahasiswa sebagai motor perubahan.
Keberhasilan penyelenggaraan ini meneguhkan LeDHaK Unhas sebagai rumah besar lahirnya generasi muda kritis, solutif, dan berdaya saing.












