Sidrap

Sidrap Pulangkan Satu Pekerja Seks Komersil, Apa Masih Ada yang Lain?

×

Sidrap Pulangkan Satu Pekerja Seks Komersil, Apa Masih Ada yang Lain?

Sebarkan artikel ini
Sidrap Pulangkan Satu Pekerja Seks Komersil, Apa Masih Ada yang Lain?
NA perempuan asal Makassar datang ke Sidrap sebagai pekerja seks komersial telah dipulangkan ke kampung halamannya.(Ridwan Wahid)

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Dinas Sosial Kabupaten Sidrap, mengamankan satu perempuan inisal NA (23) yang diduga pekerja seks komersial, Rabu, (5/6/2024).

Setelah diintrogasi semalam, NA diketahui warga Kota Makassar dan dipulangkan ke kampung halamannya, Kamis, (6/6/2024).

Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahida Alwi, menyampaikan NA diamankan oleh petugas semalam, kemudian NA diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Baca juga : Dinsos-Satpol PP Sidrap, Intenskan Razia Gepeng

“Berhubung kami tidak punya rumah singgah atau rumah penampungan, maka kami meminta agar diamankan sementara di kantor Satpol PP Sidrap, sembari kami interogasi. Ternyata NA warga Kota Makassar,” ungkap Wahida Alwi.

“Kami pun langsung melakukan kordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar, untuk melakukan pemulangan terhadap NA ke kampung halamannya,” lanjutnya.

Wahida Alwi, mengungkapkan, pekerja seks komersial yang masuk ke Sidrap tidak datang begitu saja, tetapi terorganisir.

Ia pun berharap agar orang yang diduga membekingi ini dapat melihat secara langsung bahwa Sidrap sudah sangat serius menangani penyakit Sosial Masyarakat ini.

Baca juga : Cegah KDRT, Kapolsek Maritengngae Berikan Penyuluhan di Desa Sereang

“Sebenarnya NA ini cuma korban, NA dijanjikan pekerjaan di sebuah rumah makan, ternyata setibanya di Sidrap iya malah di pekerjakan sebagai pekerja seks komersial,” ujar Wahida.

“Kami himbau masyarakat untuk tetap menyuarakan ini, agar orang yang mempekerjakannya sadar dan berhenti,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap, akhir-akhir ini mulai aktif menjalankan razia penyakit masyarakat di kosan, hotel dan tempat hiburan malam.

Operasi tersebut melibatkan TNI dan Polri bahkan dibantu sejumlah organisasi kemasyarakatan atau Ormas di Sidrap

“Kita ingin Sidrap bersih dari penyakit masyarakat. Operasi yang kita lakukan melibatkan seluruh unsur pemerintah, termasuk TNI dan Polri serta sejumlah stakeholder atau organisasi kemasyarakatan,” tutupnya.

Baca juga berita di Google News