MOROWALI, sindosulsel.com – Yusup resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC APBMI) Kabupaten Morowali masa bakti 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II.
Pemilihan tersebut berlangsung di Aula 2 Grand Safanah Hotel, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (19/10/2026).
Terpilihnya Yusup menjadi awal kepemimpinan baru APBMI Morowali dengan agenda memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme perusahaan bongkar muat, serta membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan dan logistik.
Muscab II tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Morowali, Bambang S. Soeradjo, yang mewakili Bupati Morowali.
Hadir pula Kasat Intelkam Polres Morowali AKP Radyanto yang mewakili Kapolres Morowali, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bungku Sorindra, serta sejumlah perwakilan instansi dan lembaga terkait.
Selain itu, kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Morowali, Bank BNI, Bank BSI, Ketua DPC APBMI Morowali Tasrun, serta Ketua Panitia Pelaksana Riswandi.
Ketua DPC APBMI Morowali terpilih, Yusup, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun mendatang.
Ia menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan antarpengurus dan anggota, sekaligus meningkatkan profesionalisme perusahaan yang bergerak dalam pelayanan bongkar muat barang.
Baca Juga : Andi Firdaus: Luwu Rugi Jika Investasi Tambang Masmindo Tidak Berjalan
Menurutnya, penguatan organisasi menjadi salah satu hal penting agar APBMI Morowali mampu menjalankan perannya dalam mendukung kegiatan kepelabuhanan dan logistik daerah.
Yusup juga berkomitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, serta pihak terkait lainnya untuk mendorong kemajuan usaha bongkar muat di Kabupaten Morowali.
Melalui kepengurusan baru, APBMI Morowali diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi bagi para pelaku usaha sekaligus memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan sektor kepelabuhanan.
Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas III Bungku, Sorindra, berharap kepengurusan baru APBMI Morowali dapat meningkatkan koordinasi dengan otoritas kepelabuhanan.
Baca Juga : Pemkab Sidrap Ikuti Rakor Ekonomi Regional Sulawesi
Ia menekankan pentingnya profesionalisme perusahaan bongkar muat, terutama dalam menjaga keselamatan kerja, ketertiban operasional, serta kelancaran pelayanan di pelabuhan.
Koordinasi yang baik antara asosiasi, pelaku usaha, dan instansi terkait dinilai penting untuk mendukung kegiatan bongkar muat yang tertib serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sorindra berharap APBMI Morowali dapat terus memperkuat perannya dalam mendukung pelayanan kepelabuhanan yang aman dan efisien.
Ketua DPC APBMI Morowali periode sebelumnya, Tasrun, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Muscab II.
Ia berharap kepemimpinan Yusup dapat melanjutkan konsolidasi organisasi dan menjaga hubungan kerja sama yang telah terbangun dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, kesinambungan organisasi dan sinergi antarlembaga perlu dijaga agar APBMI Morowali mampu menghadapi perkembangan kebutuhan jasa bongkar muat.
Muscab II tersebut sekaligus menjadi forum pergantian kepemimpinan dan konsolidasi organisasi untuk menentukan arah pengembangan APBMI Morowali selama periode 2026–2031.
Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Yusup, APBMI Morowali diharapkan semakin solid, meningkatkan daya saing perusahaan anggotanya, serta berkontribusi terhadap penguatan sektor kepelabuhanan, logistik, dan perekonomian daerah.












