Bone

Mobil Laboratorium Bapanas Disiapkan Jangkau Desa di Bone

×

Mobil Laboratorium Bapanas Disiapkan Jangkau Desa di Bone

Sebarkan artikel ini
Mobil Laboratorium Bapanas Disiapkan Jangkau Desa di Bone

BONE, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten Bone menerima bantuan mobil laboratorium dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI untuk memperluas pengawasan mutu dan keamanan pangan, termasuk hingga wilayah kecamatan dan desa.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Pertanian di Jakarta dan diterima Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, A. Deni Wahyudi, pada Kamis (22/10/2026).

Mobil laboratorium keliling itu direncanakan digunakan untuk menguji mutu berbagai komoditas pangan, seperti beras, sayuran, dan bahan pangan lainnya. Dengan fasilitas bergerak tersebut, pemeriksaan diharapkan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan dilakukan langsung di lapangan.

Baca juga : Satgas Pangan Sulsel dan Bapanas Gelar Rakor, Perketat Pengawasan Minyak Goreng hingga Beras

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengatakan keberadaan mobil laboratorium dapat membantu pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap pangan yang beredar di masyarakat.

“Dengan adanya mobil laboratorium keliling ini, kita bisa melakukan pemeriksaan kualitas pangan secara cepat dan langsung di lapangan. Ini akan sangat membantu dalam memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan layak konsumsi,” kata Andi Asman Sulaiman.

Baca  Pemkab Bone Siapkan Pelatihan 188 Bendahara Koperasi Merah Putih

Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone untuk mendukung pengawasan dan pengendalian ketahanan pangan di daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, A. Deni Wahyudi, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima pemerintah daerah.

Baca juga : Progres Capai 90 Persen, Bapanas Targetkan Bantuan Pangan di Aceh Rampung Pekan Ini

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bone atas arahan dan bimbingannya selama ini, sehingga Kabupaten Bone dapat menerima bantuan mobil laboratorium dari Bapanas RI,” ujar A. Deni Wahyudi.

Keberadaan laboratorium keliling ini diharapkan memperkuat pengawasan mutu pangan sekaligus membantu melindungi masyarakat dari risiko mengonsumsi bahan pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan.

Meski demikian, jadwal operasional, cakupan pemeriksaan, serta mekanisme tindak lanjut terhadap hasil pengujian belum dijelaskan dalam informasi yang disampaikan. Aspek tersebut menjadi penting untuk memastikan manfaat fasilitas ini dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kabupaten Bone.