SIDRAP, sindosulsel.com – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berhasil masuk dalam jajaran lima besar kabupaten di Indonesia dengan persentase realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tertinggi pada 2026.
Capaian tersebut menunjukkan kinerja realisasi belanja daerah Sidrap berdasarkan data tahun 2026.
Hal ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Realisasi belanja APBD merupakan salah satu indikator pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.
Penyerapan anggaran yang berjalan sesuai rencana diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga : Peringati Hari Santri 2026, Wabup Sidrap Ajak Santri Makan Telur Bersama
Capaian masuk lima besar nasional ini juga menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sidrap untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja pengelolaan anggaran.
Selain tingkat penyerapan, efektivitas penggunaan anggaran dan pencapaian target pembangunan perlu menjadi perhatian utama.
Pemanfaatan anggaran daerah diharapkan memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pengembangan pertanian, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.
Dengan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, Pemkab Sidrap diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Capaian realisasi belanja APBD tersebut diharapkan tidak hanya tercermin dalam angka penyerapan anggaran, tetapi juga diwujudkan melalui hasil pembangunan dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sidrap.












