Sidrap

Wabup Nurkanaah Salurkan Bantuan Gizi dan Buka Akses Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah di Arawa

×

Wabup Nurkanaah Salurkan Bantuan Gizi dan Buka Akses Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah di Arawa

Sebarkan artikel ini
Wabup Nurkanaah Salurkan Bantuan Gizi dan Buka Akses Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah di Arawa

SIDRAP, sindosulsel.com – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, turun langsung menyalurkan bantuan berupa telur, susu, dan makanan bergizi kepada keluarga yang memiliki anak mengalami stunting di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui intervensi langsung kepada keluarga sasaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak.

Dalam kunjungannya, Nurkanaah didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Sidrap, Syahrul Mubarak, Camat Watang Pulu, Mansyur, beserta jajaran, Tim Penggerak PKK, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sidrap mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kondisi anak-anak yang mengalami stunting sekaligus memastikan mereka memperoleh perhatian dan dukungan pemenuhan gizi.

“Hari ini kami turun langsung mengunjungi anak-anak kita yang mengalami stunting. Kami menyalurkan telur, susu, dan makanan bergizi sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pola makan anak dengan memberikan makanan bergizi seimbang, seperti telur, sayur-sayuran, dan berbagai sumber protein lainnya.

Baca Juga : Guru Keluhkan Biaya Pelatihan STEM Rp1,5 Juta di Sidrap

Selain itu, Nurkanaah mengingatkan pentingnya memilih makanan yang sehat dan aman bagi anak, termasuk menghindari produk dengan kandungan pewarna dan bahan pengawet berlebihan serta membatasi konsumsi makanan cepat saji.

Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah daerah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, kader PKK, hingga keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.

Baca  Sidrap Masuk 5 Besar Nasional dalam Realisasi Belanja APBD 2026

“Dengan kolaborasi semua pihak dan perhatian yang berkelanjutan terhadap pemenuhan gizi anak, kita berharap angka stunting di Kabupaten Sidrap dapat terus ditekan dan menurun, sehingga cita-cita menuju zero stunting bisa kita wujudkan,” tambahnya.

Temukan Anak Putus Sekolah, Nurkanaah Upayakan Akses Pendidikan

Di sela-sela penyaluran bantuan gizi, Nurkanaah juga menemukan sejumlah anak yang mengalami putus sekolah di Kelurahan Arawa.

Baca Juga : Karang Taruna Sidrap dan Sekolah Rakyat Teken MoU

Mengetahui kondisi tersebut, ia langsung mengupayakan solusi agar anak-anak itu dapat kembali memperoleh akses pendidikan dan melanjutkan proses belajar.

Dari upaya tersebut, beberapa anak diarahkan untuk kembali menempuh pendidikan formal, sementara sebagian lainnya memilih melanjutkan pendidikan melalui pesantren.

Perhatian terhadap anak putus sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan kesejahteraan anak secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari aspek kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga pendidikan.

Melalui kunjungan ini, Pemkab Sidrap berharap intervensi langsung kepada keluarga sasaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan.

Pemkab Sidrap juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat guna mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memastikan anak-anak di Kabupaten Sidrap memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.